DOWNLOAD KOMIK NARUTO BAHASA INDONESIA

BACA ONLINE KOMIK NARUTO

DOWNLOAD EPISODE NARUTO SHIPPUDEN

ANALISIS DAN DISKUSI DAN PREDIKSI KOMIK NARUTO

Jumat, 19 Februari 2010

NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 BAHASA INDONESIA CONFIRMED

NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 BAHASA INDONESIA CONFIRMED

Sakura mencoba menyakinkan sasuke bahwa ia tidak ada maksud apapun dibalik ini semua. Tetapi sasuke tetap tidak percaya, sasuke berkata bahwa keinginannya adalah menghancurkan Konoha, dan dengan berat hati sakura menyanggupinya, dan lagi2 sasuke mengajukan syarat yaitu membunuh karin.
Sasuke : Bunuh dia, dan aku akan menerima tawaranmu.
Sakura : siapa dia?
Sasuke : anggota organisasi elang ..
seperti yang kamu lihat, dia tidak berguna untukku sekarang .. sebenarnya kamu seorang ninja medis, benar kan sakura?
sasuke : ini sempurna .. kau dapat mengambil tempatnya ..
Sakura : Sungguh kejam .. dia berbeda dengan sasuke yang aku kenal.
dia benar-benar berubah ..
Sasuke : baik? kamu tidak dapat menangani hal ini, sakura?
Sakura : dia sungguh tidak peduli ..
Sakura : jika .. Aku dapat menusuk sasuke sekarang, ini semua akan berakhir ..
Karin : sasuke .. jangan ..
Sasuke bermaksud membunuh sakura namun kakashi lebih dahulu datang..
Kakashi : ia bermaksud membunuhnya .. kau telah jatuh sangat rendah sasuke,.
Sasuke : ha .. mereka hanya terus datang ..
Kakashi : kamu mencoba untuk membunuh sasuke sendiri, bukan beitu sakura? tidak ada alasan. bagi Anda untuk memikul beban ini sendirian. sebagai pemimpin tim 7 .. Aku menyalahkan kelemahan pribadi saya sendiri bagi tim gagal. sakura .. itu tidak bertanggung jawab saya untuk mengatakan apa yang saya lakukan hanya untuk membuat merasa lebih baik .. jangan kawatir .. semuanya akan kembali ke jalan itu segera .. mungkin aku hanya berusaha meyakinkan diri .. Saya minta maaf .. Aku sudah sensei yang buruk kepada Anda semua .. tidak, Anda ... sasuke .. Aku benci naik-turun untuk mengulang sendiri .. tapi aku akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya. menghentikan obsesi dengan balas dendam. membawa kembali itachi .. dan ibuku .. dan ayahku .. dan marga saya .. membawa mereka semua kembali .. maka aku akan berhenti .. Aku tidak ingin membunuhmu .. oh, Anda pikir Anda bisa saja mengajak saya keluar kapan saja Anda inginkan, hah?
tidak bertindak seperti kau masih guru saya, waktu itu sudah berakhir .. Aku ingin membunuhmu begitu buruk aku bisa merasakannya, Madara rusak begitu banyak .. mengambil gadis ini dan membuatnya stabil ke titik dia dapat berbicara .. masih ada waktu .. dia harus tahu banyak informasi tentang kami .. musuh .. dan kau, Sensei? sakura. mengambil gadis itu, dan keluar dari sini .. Kakashi Sensei .. Saya melihat ini melalui tekad yang sama dan tekad seperti Anda. bahwa pekerjaan saya, setelah semua .. sekarang pergi, sakura. . tidak peduli seberapa jauh ia jatuh, seperti Hokage ke-3 yang memandang orochimaru dengan kasih sayang .. Saya rasa saya mengerti sekarang .. mengapa dia pergi 3 tahun -tahun yang lalu .. baik kemudian .. kamu akan bergabung dengan hokage ke-3 sekarang. Read more...

Senin, 15 Februari 2010

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 3

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 3

Sebelumnya sudah diceritakan bahwa Dewa telah mendapatkan kekuatan aneh dari Naga emas yang telah mengubah sifat dewa menjadi jahat dan sangat kejam, bahkan dia telah melukai temannya sendiri yaitu Ryan. Namun Ryan sadar jika itu bukan dewa yang ia kenal dulu, dan ia bertekat ingin menolong Dewa, sekalipun dia bisa saja dibunuh oleh dewa. Pada hari itu entah mengapa langit sangat gelap, hujan tak kunjung dating namun hanya hembusan angin yang ada, Ryan berdiri didepan rumahnya sambil berfikir. Dia tidak henti-hentinya memikirkan Dewa, “apa yang sedang kau lakukan sekarang, Dewa” pikir Ryan. Akhirnya Ryan mengambil tas-nya dan pergi untuk menemui Dewa. Namun tiba-tiba sebelum dewa melangkahkan kaki keluar, hujan turun dengan sangat deras, rupanya langitpun melarang Ryan untuk menemui Dewa, tetapi karena tekatnya yang begitu kuat untuk menolong temannya, Ryan-pun pergi menerjang hujan itu. Ia terus saja berlari sampai tiba dirumah Dewa. Dan betapa terkejutnya Ryan mendapati rumah dewa dengan keadaan hangus terbakar. “Apa yang terjadi sebenarnya?” batin Ryan. “kamu mencari Dewa nak?” tiba-tiba datang seorang kakek tua mendekati Ryan. “Kakek tahu dimana Dewa kek?”, Tanya Ryan. Kakek itu hanya menggelengkan kepala, “sudah 80 tahun kakek hidup didunia ini, namun baru kali ini kakek melihat mata yang begitu kejam” kata kekek. “apa maksud kakek itu Dewa?” tanya Ryan. “Benar sekali anak muda, lalu untuk apa kamu mencarinya?”
Ryan : aku hendak menyadarkan dia
Kakek : … emm…
Ryan : aku akan menolong dia bagaimanapun caranya, tolong beri tahu aku kemana Dewa pergi kek?
Kakek : Percuma saja kau lakukan itu, dia hanya akan membunuhmu, lebih baik kau pulang dan tidur saja dirumah.
Ryan : Tidak…. Bagaimanapun juga aku harus bicara dengannya. Lebih baik aku mati daripada hanya berdiam diri membiarkan temanku seperti itu.
Kakek itu tersentuh dengan kata-kata Ryan, lalu ia-pun memberitahu dimana Dewa.
Kakek : pergilah ke timur kau akan menemui dewa, ia sedang mencari naga emas.
Ryan terkejut dengan semua itu, lalu dengan cepat ia berlari kea rah timur untuk mencari dewa, Ryan berfikir didalam hati, jika Ryan mencari naga itu, artinya Ryan ingin mengembalikan kekuatan itu.
Dasaat lain Jenni hanya termenung memikirkan dua temannya yang sedang dalam kesulitan, ia menyesal tidak bisa melakukan apa-apa, karena hatinya begitu sedih hingga akhirnya Jenni memutuskan untuk menyusul Ryan dirumah Dewa. Ketika sampai dirumah Dewa, Jenni Nampak bingung dengan keadaan rumah dewa yang hangus terbakar, ia hanya melihat seorang kakek yang berdiri disamping rumah dewa yang terbakar. Jenni-pun pergi mendekati kakek itu, dan belum sampai bertanya, kakek itu sedah berkata, “pergilah kearah timur maka kamu akan bertemu mereka”. Rupanya sang kakek sudah tahu apa maksud kedatangan Jenni. “baik.. terimakasih kek..” Jenni-pun langsung berlari menuju kearah timur. Semoga kalian baik-baik saja Dewa, Ryan.” Ucap Jenni dalam hati.
Ditempat lain dewa terus berjalan kea rah timur, hingga sampailah dia disuatu bukit yang penuh dengan tulang-belulang hewan. “tempat apa ini?” kata dewa. Rupanya disana hiduplah seekor harimau siluman. “mau apa kau kemari?” Tanya harimau itu “dimana naga emas?” Tanya Ryan balik.
Harimau : “apa maksudmu dengan naga emas? disini hanya ada aku, sebaiknya kau pergi dari sini”
Harimau itu terus mengancam agar Dewa pergi dari sana, namun dewa tetap berdiri ditempat dan sekali lagi ia bertanya “ku bilang dimana naga emas?”
Harimau : “kau ini benar-benar keras kepala anak muda, aku sudah memperingatkanmu, tetapi tidak kau dengarkan, sekarang jadilah santapanku.. hahah..!!”
Harimau itu dengan seketika berlari kearah dewa dan menyerang dewa, dia menyerang dewa denagn cakarnya, namun dewa menangkap tangan harimau itu dan mematahkannya. “Dimana naga emas? kalau kau tak mau bicara akan ku patahkan lehermu sekarang”. Harimau itu kesakitan dan sangat ketakutan, baru kali ini ada manusia sekuat dewa. “tapi aku benar-benar tidak tahu dimana naga emas yang kau bicarakan”. “mua apa kau menemui naga emas..” belum habis harimau itu berbicara, Dewa sudah mematahkan leher harimau itu. “Hahaha.. beginilah nasib orang yang membantah kata-kataku” kata dewa dengan senyum licik. Lalu dewa kembali berjalan kearah timur. Namun ketika hendak melangkahkan kaki turun dari bukit itu, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya. “Dewa, berhenti kau..!!!” Tanpa diduga-duga Ryan sampai disana dan menghadang dewa. “apa maumu sebenarnya?” Tanya dewa. “diam kau, ikut aku dan pulanglah, kami sangat menghawatirkanmu” jawab Ryan. “heh.. kawatir katamu? Jangan bergurau.” Tanpa mempedulikan Ryan, dewa terus berjalan kembali. “berhenti kau..”. “aku akan melakukan apa saja, walaupun harus mengorbankan nyawaku disini”. Teriak Ryan. Dewa hanya diam, dan secara tiba-tiba ia sudah ada dibelakang Ryan. “ Sudah kubilang jangan halangi aku, sekarang kau akan mati”.
Apakah yang akan terjadi setelah ini? Apakah dewa tega untuk membunuh Ryan, temannya sendiri, nantikan dalam Kisah Ryan Putra Samudera bagian ke – 4 .

BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera Bagian ke-4 tanggal 22 Feb 2010 .
Thomas Christian W Read more...

Selasa, 09 Februari 2010

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke-2

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke-2

Dalam cerita sebelumnya sudah dikisahkan bagaimana persahabatan Ryan, Dewa dan Jenni. Pada hari itu seperti biasa mereka bertiga makan dikantin sekolah saat istirahat, tanpa diduga semenjak kejadian kemarin waktu Jenni melihat Ryan menyadarkan Dewa, Jenni-pun mulai merasa kagum dengan Ryan dan kehidupannya, ia mulai memperhatikan Ryan, dan di hatinya mulai tumbuh benih-benih cinta. Akan tetapi Ryan tidak merasakan hal yang sama dengan jenni, itu dikarenakan Ryan tidak pernah tahu apa itu kasih sayang, yang ia tahu hanya menyayangi teman-temannya sama rata. Disini terjadi cinta yang rumit antara mereka, karena diam-diam si Dewa malah menaruh hati dengan Jenni, tetapi karena Dewa tidak enak dengan Ryan karena mereka bertiga adalah sahabat baik.
Ketika mereka bertiga pulang sekolah, mereka melihat kejadian yang sangat aneh. Mereka melihat seekor Naga besar yang terbang diatas bukit, karena penasaran dengan itu merekapun bersepakat untuk melihat Naga itu, padahal inilah awal dari petaka besar diantara mereka. “Hei aku kira hewan seperti itu hanya ada di dalam dongeng saja” kata Dewa sambil mendekat pada naga itu. “Dewa sebaiknya kau jangan mendekatinya” kata Ryan, “benar Dewa, kita belum tahu naga itu berbahaya atau tidak” jelas Jenni, karena terpesona dengan naga itu dewapun tidak menghiraukan kata-kata Ryan dan Jenni, malah dewa mendekat dan berteriak kepada naga itu “Hei kau, apa kau bisa mendengarku?” teriak dewa. Naga itu rupanya mendengar apa yang dikatakan Dewa dan mulai mendekatinya. Naga itu berkata “hei kau anak manusia, beraninya kau berdiri dihadapanku sang naga emas”. Ryan dan Jenni terheran dan mulai gemetaran, tetapi tidak dengan Dewa, dia malah semakin berani mendekat ,”kau ini hewan atau dewa dari langit?” teriak dewa.
Naga : hahaha… aku adalah raja naga langit timur..
Dewa : kalau begitu kau pasti hebat.. apa kau bisa memberiku harta, kekayaan atau kekuatan?
Naga itu melihat Dewa dan terus tertawa “ haha.. aku melihat api di matamu bocah, kau penuh dengan iri hati dan dendam, kau ingin sekalu menjadi yang terhebat” kata naga itu. Ryan, dan Jenni hanya bingung melihat ini semua.
Dewa : “Apa maksukmu naga bodoh??”
Naga : “Hemm.. beraninya kau panggil aku naga bodoh”.
Seketika naga itu menyemburkan sinar ungu ke tubuh Dewa, saat itu juga Dewa berteriak kesakitan “aaaaaaaaarrrrggghhhhhhhhhhh….” Dewa terus berteriak. Karena melihat Dewa kesakitan Ryan-pun memberanikan diri bertanya pada naga “Hei apa yang kau lakukan padanya?” teriak Ryan sambil mendekati dewa yang kini memancarkan aura ungu. “aku hanya memberikan apa yang dia inginkan” jawab naga emas. “Apa maksudmu?” Tanya Ryan, “dia telah mendapatkan kekuatanku”.
Ryan : “apa maksudmu?’
Naga : Suatu saat dia pasti menguasai alam semesta ini..hahaha….
Ryan : hei kau ini bicara apa sebenarnya? Apa yang kau lakukan pada temanku?
Naga : Apa..? Teman..? Hemm.. tetapi sepertinya kalian berdua tidak ditakdirkan untuk menjadi seorang teman.
Ryan : apa maksudmu?”
Setelah berkata seperti itu naga emas itupun menghilang lenyap seperti ditelan bumi. “Dewa kau tidak apa-apakan?” Tanya Ryan. “aku baik-baik saja” jawab Dewa. “Bahkan lebih baik dari sebalumnya” tambah Dewa. Ryan dan Janni melihat benda aneh dikening Dewa, yaitu sebuah symbol kepala naga, entah apa yang akan terjadi tetapi Ryan merasa ada hal aneh yang terjadi pada diri Dewa.
Keesokan harinya ketika disekolahan Ryan bingung mencari Dewa yang sejak pagi belum kelihatan, rupanya ia berada dilapangan basket, dan yang mengherankan si Dewa sedang menghajar semua anak-anak yang sedang bermain basket itu, padahal mereka semua adalah kakak kelas. “Dewa apa yang kamu lakukan” teriak Ryan. “Dewa hanya diam, dan beranjak pergi. “Dewa mau kemana kau, dengarkan aku..!!” teriak Ryan. “aku hanya ingin memberi mereka sedikit rasa sakit” jawab dewa.
Ryan : “apa maksudmu?”
Dewa : “tenang saja aku hanya bercanda tadi”.
Ryan bingung dengan sikap Dewa hari ini, apakah ada hubungannya dengan Naga yang mereka lihat kemarin. Karena kawatir dengan Dewa Ryan-pun mengikuti Dewa. Namun tanpa disangka-sangka Dewa mencekik seorang guru kelas yang sedang berpapasan dengannya.
Ryan : “Sial.. Apa yang dilakukan anak itu”
Dewa : “hey sebaikanya kau memberikan aku nilai “A” dalam mata pelajaranmu”
Guru itu tek bisa bicara karena dicekit oleh Dewa. Ryanpun berlari dan segera menghentikan Dewa.
Ryan : “Ryan lepaskan tanganmu..!!!” bentak Ryan.
Dewa : “tidak, sebaiknya kau menyingkir dari sini Ryan”
Ryan : haa….???
Dewa : “Atau kau juga mau ku habisi?”
Dengan seketika tubuh Ryan langsung terpental hingga membentur dinding. Akhirnya Dewa melepaskan cekikannya terhadap Pak Heru, namun kini ia menuju kearah Ryan dan Dewa mencekik leher Ryan.
Dewa : “inilah yang akan kau dapatkan jika terus mencampuri urusanku”.
Ryan : “Deewaaa”…!!
Tiba-tiba Jenni muncul dan melihat hal itu ia berteriak..
Jenni : Dewa apa yang kamu lakukan pada Ryan??”
Jenni berteriak sambil menangis, seketika itu Dewa tiba-tiba memegang kepalanya dan meringis kesakitan. Ryan dan Jenni hanya bingung melihat hal itu, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa karena Ryan sendiri mengeluarkan banyak darah dari mulut dan kepalanya.
Dewa : “Aku peringatkan kepada kalian semua, jangan pernah menghalangi aku,”. Teriak dewa sambil meringis kesakitan. “Aku akan menghabisi kalian semua jika menghalangiku.. hahaha..”
Dewa-pun berlari meninggalkan tempat itu, “Dewa..!!tunggu..” teriak Ryan. Karena Ryan terluka parah ia tak bisa mengejar Dewa.
Jenni dengan cepat menolong Ryan. “Kamu tidak apa-apa Ryan?” Tanya Jenni dengan penuh kekawatiran. “aku tidak apa-apa, kita harus mencari Dewa” kara Ryan.
Jenni : tetapi …
Ryan : “apa kau lupa .. dia itu teman kita” jelas Ryan.
Tiba-tiba Ryan-pun pingsan, dan ketika bangun ia sudah berada dirumah sakit.
Ryan : “dimana aku Jenni?”
Jenni : “Kau dirumah sakit, kau terluka parah”
Ryan terdiam dan memikirkan kejadian yang baru saja terjadi.
Ryan : “kita harus mencari Dewa”
Jenni : “iya tapi sembuhkan dulu lukamu”
Ryan : “dia bukan lagi Dewa yang kita kenal dulu,, Dia sangat kuat sekarang,”
Jenni : ….??apa maksudmu?
Ryan : “sepertinya Naga yang kemarin telah memberi kekuatan dan membuat Dewa menjadi seperti ini. Kita harus menolong Dewa”
Jenni : “bagaimana bisa kita menolong dewa? Bisa-bisa dia membunuh kita berdua”.
Ryan : “Aku tidak peduli, aku akan lakukan apapun agar dia kembali seperti dulu lagi, karena Dewa adalah teman kita”.
Akhirnya Ryan bertekat mencari Dewa, apa yang akan dilakukan Ryan didepan Dewa?, dan apa yang akan dilakukan Dewa bila melihat Ryan lagi?

BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera Bagian ke-3 tanggal 17 Feb 2010 .
Thomas Christian W Read more...