DOWNLOAD KOMIK NARUTO BAHASA INDONESIA

BACA ONLINE KOMIK NARUTO

DOWNLOAD EPISODE NARUTO SHIPPUDEN

ANALISIS DAN DISKUSI DAN PREDIKSI KOMIK NARUTO

Senin, 22 Februari 2010

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 4

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 4

Dalam kisah sebelumnya dikisahkan dewa yang pergi ke timur untuk mencari naga itu bertemu dengan siluman harimau dan telah membunuh siluman harimau tersebut, dan tanpa diduga Ryan berhasil sampai ditempat itu dan bertemu dengan Dewa, namun rupanya itu membuat Dewa benar-benar kesal kepada Ryan. Dengan sekejap dewa sudah berada dibelakang ryan, bahkan ryan sama sekali tidak melihat gerakannya. Dewa memukul kepala Ryan dengan sebuah batu, sampai Ryan pingsan, dan setelah bangun ryan sudah ada disebuahtempat. Ia berada disebuah danau yang sangat besar, rupanya dia telah ditolong oleh seorang anak kecil. Ryan bingung dengan semua yang terjadi padanya “apa sebenarnya yang terjadi” Tanya Ryan pada anak kecil itu. “Kau pingsan karena luka dikepalamu dan aku membawamu kesini”. Jawab anak itu. Lalu Ryan mulai mengingat kalau Dewa telah memukul kepalanya dengan sangat keras. “Lalu dimana Dewa, orang yang memukulku tadi?” Tanya Ryan, namun anak itu hanya menggelengkan kepala. “kalau aku boleh tahu siapa dirimu sebenarnya? Kenapa kamu menolongku?” Tanya Ryan. “aku adalah aku, lihatlah ujung danau itu. Danau itu bermuara di Samudera, aku adalah danau ini dank au adalah Samudera itu”.
Ryan : Apa maksudmu?
“Ini adalah takdir, aku ada karena kaupun ada, dalam arti lain aku adalah dirimu sendiri”. Jawab anak itu. “hey.. perkataanmu sungguh membuatku bingung..!!apa kita pernah bertemu?” Tanya Ryan. “tidak,kau baru kali ini melihatku, panggil saja aku si bungsu”. “baiklah, tetapi kau dengan siapa ditempat ini?”
Si bungsu : aku hanya sendirian, karena aku menanti kamu
Ryan : Menanti aku? Untuk apa?”
Si bungsu : seperti yang sudah aku bilang, aku adalah kamu, kamu adalah aku. Sekarang ikutlah aku.
Ryan : kemana? Aku harus menyelamatkan Dewa, dia dalam bahaya sekarang. Aku tak punya banyak waktu untuk bermain-main denganmu.
Si bungsu : bukankah tujuan kita sama? Aku adalah dirimu dan aku juga akan menolong dewa.
Ryan semakin tidak mengerti, namun karena dia penasaran akhirnya dia mengikuti si bungsu. Mereka berdua terus berjalan menyusuri danau itu. “Sebenarnya kita mau kemana?” Tanya Ryan. “ kita akan menuju ke muara danau ini”. Jawab si bungsu. “Maksudmu ke Samudera?” Tanya Ryan. “benar sekali”.
Beralih ke Dewa, dia kini sampai disuatu tempat yang dihuni oleh banyak sekali kambing dan domba, ia mencari siapa yang hidup disana, dan bermaksud menanyakan dimana naga emas itu tinggal. Namun tidak satupun manusia yang dijumpai, sampai bertemulah ia dengan seorang kakek tua. “Hei orang tua, tahukah kamu dimana naga emas berada?” Tanya Ryan. Namun kakek tua itu malah diam saja, tidak menjawab apa yang ditanyakan Dewa. “Hei.. apa kau ini tuli ya orang tua? Bicaralah atau kau akan kubunuh.” Gertak Dewa. Namun lagi-lagi orang tua itu tidak menjawab pertanyaan dewa. Karena kesal dewa-pun mencekik kakek tua itu, Namun anehnya kakek tua itu berubah menjadi seekor ular yang sangat besar, yang mempunya dua tanduk dikepalanya. “oh rupanya kau benar-benar menantangku ya, dasar ular busuk”. Dewa langsung menggunakan kekuatannya, untuk mementalkan ular itu, namun ular itu berlilit pada sebuah pohon. “hei anak muda.. kau mungkin sangat kuat, namun kekuatanmu itu akan membinasakanmu sendiri, dan kelak akan ada seseorang yang mengalahkanmu”. Setelah berkata seperti itu ular itupun lenyap seperti ditelan bumi. “Siapa sebenarnya dia?” pikir Dewa dalam hati. Karena ingin cepat bertemu sang naga emas, Dewa-pun berlari terus ke arah Timur. Disisi lain Jenni sampai disuatu tempat dan melihat kunang-kunang, entah mengapa, kunang-kunang tersebut seperti membimbingnya untuk mengikutinya. Ia-pun berlari mengikuti kunang-kunang tersebut.
Setelah berjalan cukup lama sampailah Ryan di ujung danau, dan didepannya sudah terbentang lautan yang sangat luas dan tiada bertepi, itulah samudera. “inilah tempat kita, inilah kekuatan kita” kata si bungsu. “Daerah kekuasaan? Apa maksudmu?”.
Si bungsu : ikutlah aku dan kau akan tahu.
Si bungsu lalu menyeberangi lautan itu, ia berjalan menapaki laut itu tanpa tenggelam. “ayo ikuti aku Ryan” ajak si bungsu.
Ryan bingung, mana mungkin dia bisa berjalan diatas air, tetapi karena yakin, dia-pun mencobanya dan langkah demi langkah ia bisa menyeberangi samudera itu tanpa tenggelam sedikitpun.
“wah ini hebat, aku tidak tenggelam” teriak Ryan. “Kekuatan pikiranmu akan menjadi sebuah kekuatan dalam dirimu”.
Akhirnya mereka sampai ditengah laut. “dari sini kau harus berjalan sendiri” kata si bungsu.
Ryan : apa katamu? Berjalan sendiri?
Si bungsu : benar, berjalanlah sampai ketengah samudera, dan disana akan kamu temui pusaran air yang sangat besar, masuklah dan cari mustika mutiara 9 warna, maka kau akan bisa menyelamatkan Dewa.
Ryan masih tak mengerti dengan apa yang dikatakan anak kecil itu, namun karena tekatnya sudah bulat ia-pun menurutinya. “baik aku akan pergi, lalu bagaimana dengan dirimu?” Tanya Ryan. “aku akan menunggumu disini, lagi pula ada temanmu satu lagi yang bernama Jenni menuju kesini”.
Ryan : Baik aku pergi, tolong jaga Jenni.
Si bungsu : ingatlah, meskipun kau anak yang dipilih oleh samudera ini namun bahaya ditengah samudera sana bisa saja membunuhmu sendiri jika kau ceroboh.
Ryan : aku tahu, apa saja akan ku lakukan agar bisa mengembalikan dewa seperti dulu lagi. Aku akan segera kembali membawa Mustika itu.
Ryan-pun terus berlari menuju ke tengah samudera. Namun ia belum tahu bahaya apa yang menghadangnya disana, dan kekuatan besar apakah yang dijanjikan oleh si bungsu, nantikan pada cerita selanjutnya.

BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera Bagian ke - 5 tanggal 28 Feb 2010 . Read more...

Jumat, 19 Februari 2010

NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 BAHASA INDONESIA CONFIRMED

NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 BAHASA INDONESIA CONFIRMED

Sakura mencoba menyakinkan sasuke bahwa ia tidak ada maksud apapun dibalik ini semua. Tetapi sasuke tetap tidak percaya, sasuke berkata bahwa keinginannya adalah menghancurkan Konoha, dan dengan berat hati sakura menyanggupinya, dan lagi2 sasuke mengajukan syarat yaitu membunuh karin.
Sasuke : Bunuh dia, dan aku akan menerima tawaranmu.
Sakura : siapa dia?
Sasuke : anggota organisasi elang ..
seperti yang kamu lihat, dia tidak berguna untukku sekarang .. sebenarnya kamu seorang ninja medis, benar kan sakura?
sasuke : ini sempurna .. kau dapat mengambil tempatnya ..
Sakura : Sungguh kejam .. dia berbeda dengan sasuke yang aku kenal.
dia benar-benar berubah ..
Sasuke : baik? kamu tidak dapat menangani hal ini, sakura?
Sakura : dia sungguh tidak peduli ..
Sakura : jika .. Aku dapat menusuk sasuke sekarang, ini semua akan berakhir ..
Karin : sasuke .. jangan ..
Sasuke bermaksud membunuh sakura namun kakashi lebih dahulu datang..
Kakashi : ia bermaksud membunuhnya .. kau telah jatuh sangat rendah sasuke,.
Sasuke : ha .. mereka hanya terus datang ..
Kakashi : kamu mencoba untuk membunuh sasuke sendiri, bukan beitu sakura? tidak ada alasan. bagi Anda untuk memikul beban ini sendirian. sebagai pemimpin tim 7 .. Aku menyalahkan kelemahan pribadi saya sendiri bagi tim gagal. sakura .. itu tidak bertanggung jawab saya untuk mengatakan apa yang saya lakukan hanya untuk membuat merasa lebih baik .. jangan kawatir .. semuanya akan kembali ke jalan itu segera .. mungkin aku hanya berusaha meyakinkan diri .. Saya minta maaf .. Aku sudah sensei yang buruk kepada Anda semua .. tidak, Anda ... sasuke .. Aku benci naik-turun untuk mengulang sendiri .. tapi aku akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya. menghentikan obsesi dengan balas dendam. membawa kembali itachi .. dan ibuku .. dan ayahku .. dan marga saya .. membawa mereka semua kembali .. maka aku akan berhenti .. Aku tidak ingin membunuhmu .. oh, Anda pikir Anda bisa saja mengajak saya keluar kapan saja Anda inginkan, hah?
tidak bertindak seperti kau masih guru saya, waktu itu sudah berakhir .. Aku ingin membunuhmu begitu buruk aku bisa merasakannya, Madara rusak begitu banyak .. mengambil gadis ini dan membuatnya stabil ke titik dia dapat berbicara .. masih ada waktu .. dia harus tahu banyak informasi tentang kami .. musuh .. dan kau, Sensei? sakura. mengambil gadis itu, dan keluar dari sini .. Kakashi Sensei .. Saya melihat ini melalui tekad yang sama dan tekad seperti Anda. bahwa pekerjaan saya, setelah semua .. sekarang pergi, sakura. . tidak peduli seberapa jauh ia jatuh, seperti Hokage ke-3 yang memandang orochimaru dengan kasih sayang .. Saya rasa saya mengerti sekarang .. mengapa dia pergi 3 tahun -tahun yang lalu .. baik kemudian .. kamu akan bergabung dengan hokage ke-3 sekarang. Read more...

Senin, 15 Februari 2010

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 3

CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke – 3

Sebelumnya sudah diceritakan bahwa Dewa telah mendapatkan kekuatan aneh dari Naga emas yang telah mengubah sifat dewa menjadi jahat dan sangat kejam, bahkan dia telah melukai temannya sendiri yaitu Ryan. Namun Ryan sadar jika itu bukan dewa yang ia kenal dulu, dan ia bertekat ingin menolong Dewa, sekalipun dia bisa saja dibunuh oleh dewa. Pada hari itu entah mengapa langit sangat gelap, hujan tak kunjung dating namun hanya hembusan angin yang ada, Ryan berdiri didepan rumahnya sambil berfikir. Dia tidak henti-hentinya memikirkan Dewa, “apa yang sedang kau lakukan sekarang, Dewa” pikir Ryan. Akhirnya Ryan mengambil tas-nya dan pergi untuk menemui Dewa. Namun tiba-tiba sebelum dewa melangkahkan kaki keluar, hujan turun dengan sangat deras, rupanya langitpun melarang Ryan untuk menemui Dewa, tetapi karena tekatnya yang begitu kuat untuk menolong temannya, Ryan-pun pergi menerjang hujan itu. Ia terus saja berlari sampai tiba dirumah Dewa. Dan betapa terkejutnya Ryan mendapati rumah dewa dengan keadaan hangus terbakar. “Apa yang terjadi sebenarnya?” batin Ryan. “kamu mencari Dewa nak?” tiba-tiba datang seorang kakek tua mendekati Ryan. “Kakek tahu dimana Dewa kek?”, Tanya Ryan. Kakek itu hanya menggelengkan kepala, “sudah 80 tahun kakek hidup didunia ini, namun baru kali ini kakek melihat mata yang begitu kejam” kata kekek. “apa maksud kakek itu Dewa?” tanya Ryan. “Benar sekali anak muda, lalu untuk apa kamu mencarinya?”
Ryan : aku hendak menyadarkan dia
Kakek : … emm…
Ryan : aku akan menolong dia bagaimanapun caranya, tolong beri tahu aku kemana Dewa pergi kek?
Kakek : Percuma saja kau lakukan itu, dia hanya akan membunuhmu, lebih baik kau pulang dan tidur saja dirumah.
Ryan : Tidak…. Bagaimanapun juga aku harus bicara dengannya. Lebih baik aku mati daripada hanya berdiam diri membiarkan temanku seperti itu.
Kakek itu tersentuh dengan kata-kata Ryan, lalu ia-pun memberitahu dimana Dewa.
Kakek : pergilah ke timur kau akan menemui dewa, ia sedang mencari naga emas.
Ryan terkejut dengan semua itu, lalu dengan cepat ia berlari kea rah timur untuk mencari dewa, Ryan berfikir didalam hati, jika Ryan mencari naga itu, artinya Ryan ingin mengembalikan kekuatan itu.
Dasaat lain Jenni hanya termenung memikirkan dua temannya yang sedang dalam kesulitan, ia menyesal tidak bisa melakukan apa-apa, karena hatinya begitu sedih hingga akhirnya Jenni memutuskan untuk menyusul Ryan dirumah Dewa. Ketika sampai dirumah Dewa, Jenni Nampak bingung dengan keadaan rumah dewa yang hangus terbakar, ia hanya melihat seorang kakek yang berdiri disamping rumah dewa yang terbakar. Jenni-pun pergi mendekati kakek itu, dan belum sampai bertanya, kakek itu sedah berkata, “pergilah kearah timur maka kamu akan bertemu mereka”. Rupanya sang kakek sudah tahu apa maksud kedatangan Jenni. “baik.. terimakasih kek..” Jenni-pun langsung berlari menuju kearah timur. Semoga kalian baik-baik saja Dewa, Ryan.” Ucap Jenni dalam hati.
Ditempat lain dewa terus berjalan kea rah timur, hingga sampailah dia disuatu bukit yang penuh dengan tulang-belulang hewan. “tempat apa ini?” kata dewa. Rupanya disana hiduplah seekor harimau siluman. “mau apa kau kemari?” Tanya harimau itu “dimana naga emas?” Tanya Ryan balik.
Harimau : “apa maksudmu dengan naga emas? disini hanya ada aku, sebaiknya kau pergi dari sini”
Harimau itu terus mengancam agar Dewa pergi dari sana, namun dewa tetap berdiri ditempat dan sekali lagi ia bertanya “ku bilang dimana naga emas?”
Harimau : “kau ini benar-benar keras kepala anak muda, aku sudah memperingatkanmu, tetapi tidak kau dengarkan, sekarang jadilah santapanku.. hahah..!!”
Harimau itu dengan seketika berlari kearah dewa dan menyerang dewa, dia menyerang dewa denagn cakarnya, namun dewa menangkap tangan harimau itu dan mematahkannya. “Dimana naga emas? kalau kau tak mau bicara akan ku patahkan lehermu sekarang”. Harimau itu kesakitan dan sangat ketakutan, baru kali ini ada manusia sekuat dewa. “tapi aku benar-benar tidak tahu dimana naga emas yang kau bicarakan”. “mua apa kau menemui naga emas..” belum habis harimau itu berbicara, Dewa sudah mematahkan leher harimau itu. “Hahaha.. beginilah nasib orang yang membantah kata-kataku” kata dewa dengan senyum licik. Lalu dewa kembali berjalan kearah timur. Namun ketika hendak melangkahkan kaki turun dari bukit itu, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya. “Dewa, berhenti kau..!!!” Tanpa diduga-duga Ryan sampai disana dan menghadang dewa. “apa maumu sebenarnya?” Tanya dewa. “diam kau, ikut aku dan pulanglah, kami sangat menghawatirkanmu” jawab Ryan. “heh.. kawatir katamu? Jangan bergurau.” Tanpa mempedulikan Ryan, dewa terus berjalan kembali. “berhenti kau..”. “aku akan melakukan apa saja, walaupun harus mengorbankan nyawaku disini”. Teriak Ryan. Dewa hanya diam, dan secara tiba-tiba ia sudah ada dibelakang Ryan. “ Sudah kubilang jangan halangi aku, sekarang kau akan mati”.
Apakah yang akan terjadi setelah ini? Apakah dewa tega untuk membunuh Ryan, temannya sendiri, nantikan dalam Kisah Ryan Putra Samudera bagian ke – 4 .

BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera Bagian ke-4 tanggal 22 Feb 2010 .
Thomas Christian W Read more...