CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDERA BAGIAN ke-2
Dalam cerita sebelumnya sudah dikisahkan bagaimana persahabatan Ryan, Dewa dan Jenni. Pada hari itu seperti biasa mereka bertiga makan dikantin sekolah saat istirahat, tanpa diduga semenjak kejadian kemarin waktu Jenni melihat Ryan menyadarkan Dewa, Jenni-pun mulai merasa kagum dengan Ryan dan kehidupannya, ia mulai memperhatikan Ryan, dan di hatinya mulai tumbuh benih-benih cinta. Akan tetapi Ryan tidak merasakan hal yang sama dengan jenni, itu dikarenakan Ryan tidak pernah tahu apa itu kasih sayang, yang ia tahu hanya menyayangi teman-temannya sama rata. Disini terjadi cinta yang rumit antara mereka, karena diam-diam si Dewa malah menaruh hati dengan Jenni, tetapi karena Dewa tidak enak dengan Ryan karena mereka bertiga adalah sahabat baik.
Ketika mereka bertiga pulang sekolah, mereka melihat kejadian yang sangat aneh. Mereka melihat seekor Naga besar yang terbang diatas bukit, karena penasaran dengan itu merekapun bersepakat untuk melihat Naga itu, padahal inilah awal dari petaka besar diantara mereka. “Hei aku kira hewan seperti itu hanya ada di dalam dongeng saja” kata Dewa sambil mendekat pada naga itu. “Dewa sebaiknya kau jangan mendekatinya” kata Ryan, “benar Dewa, kita belum tahu naga itu berbahaya atau tidak” jelas Jenni, karena terpesona dengan naga itu dewapun tidak menghiraukan kata-kata Ryan dan Jenni, malah dewa mendekat dan berteriak kepada naga itu “Hei kau, apa kau bisa mendengarku?” teriak dewa. Naga itu rupanya mendengar apa yang dikatakan Dewa dan mulai mendekatinya. Naga itu berkata “hei kau anak manusia, beraninya kau berdiri dihadapanku sang naga emas”. Ryan dan Jenni terheran dan mulai gemetaran, tetapi tidak dengan Dewa, dia malah semakin berani mendekat ,”kau ini hewan atau dewa dari langit?” teriak dewa.
Naga : hahaha… aku adalah raja naga langit timur..
Dewa : kalau begitu kau pasti hebat.. apa kau bisa memberiku harta, kekayaan atau kekuatan?
Naga itu melihat Dewa dan terus tertawa “ haha.. aku melihat api di matamu bocah, kau penuh dengan iri hati dan dendam, kau ingin sekalu menjadi yang terhebat” kata naga itu. Ryan, dan Jenni hanya bingung melihat ini semua.
Dewa : “Apa maksukmu naga bodoh??”
Naga : “Hemm.. beraninya kau panggil aku naga bodoh”.
Seketika naga itu menyemburkan sinar ungu ke tubuh Dewa, saat itu juga Dewa berteriak kesakitan “aaaaaaaaarrrrggghhhhhhhhhhh….” Dewa terus berteriak. Karena melihat Dewa kesakitan Ryan-pun memberanikan diri bertanya pada naga “Hei apa yang kau lakukan padanya?” teriak Ryan sambil mendekati dewa yang kini memancarkan aura ungu. “aku hanya memberikan apa yang dia inginkan” jawab naga emas. “Apa maksudmu?” Tanya Ryan, “dia telah mendapatkan kekuatanku”.
Ryan : “apa maksudmu?’
Naga : Suatu saat dia pasti menguasai alam semesta ini..hahaha….
Ryan : hei kau ini bicara apa sebenarnya? Apa yang kau lakukan pada temanku?
Naga : Apa..? Teman..? Hemm.. tetapi sepertinya kalian berdua tidak ditakdirkan untuk menjadi seorang teman.
Ryan : apa maksudmu?”
Setelah berkata seperti itu naga emas itupun menghilang lenyap seperti ditelan bumi. “Dewa kau tidak apa-apakan?” Tanya Ryan. “aku baik-baik saja” jawab Dewa. “Bahkan lebih baik dari sebalumnya” tambah Dewa. Ryan dan Janni melihat benda aneh dikening Dewa, yaitu sebuah symbol kepala naga, entah apa yang akan terjadi tetapi Ryan merasa ada hal aneh yang terjadi pada diri Dewa.
Keesokan harinya ketika disekolahan Ryan bingung mencari Dewa yang sejak pagi belum kelihatan, rupanya ia berada dilapangan basket, dan yang mengherankan si Dewa sedang menghajar semua anak-anak yang sedang bermain basket itu, padahal mereka semua adalah kakak kelas. “Dewa apa yang kamu lakukan” teriak Ryan. “Dewa hanya diam, dan beranjak pergi. “Dewa mau kemana kau, dengarkan aku..!!” teriak Ryan. “aku hanya ingin memberi mereka sedikit rasa sakit” jawab dewa.
Ryan : “apa maksudmu?”
Dewa : “tenang saja aku hanya bercanda tadi”.
Ryan bingung dengan sikap Dewa hari ini, apakah ada hubungannya dengan Naga yang mereka lihat kemarin. Karena kawatir dengan Dewa Ryan-pun mengikuti Dewa. Namun tanpa disangka-sangka Dewa mencekik seorang guru kelas yang sedang berpapasan dengannya.
Ryan : “Sial.. Apa yang dilakukan anak itu”
Dewa : “hey sebaikanya kau memberikan aku nilai “A” dalam mata pelajaranmu”
Guru itu tek bisa bicara karena dicekit oleh Dewa. Ryanpun berlari dan segera menghentikan Dewa.
Ryan : “Ryan lepaskan tanganmu..!!!” bentak Ryan.
Dewa : “tidak, sebaiknya kau menyingkir dari sini Ryan”
Ryan : haa….???
Dewa : “Atau kau juga mau ku habisi?”
Dengan seketika tubuh Ryan langsung terpental hingga membentur dinding. Akhirnya Dewa melepaskan cekikannya terhadap Pak Heru, namun kini ia menuju kearah Ryan dan Dewa mencekik leher Ryan.
Dewa : “inilah yang akan kau dapatkan jika terus mencampuri urusanku”.
Ryan : “Deewaaa”…!!
Tiba-tiba Jenni muncul dan melihat hal itu ia berteriak..
Jenni : Dewa apa yang kamu lakukan pada Ryan??”
Jenni berteriak sambil menangis, seketika itu Dewa tiba-tiba memegang kepalanya dan meringis kesakitan. Ryan dan Jenni hanya bingung melihat hal itu, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa karena Ryan sendiri mengeluarkan banyak darah dari mulut dan kepalanya.
Dewa : “Aku peringatkan kepada kalian semua, jangan pernah menghalangi aku,”. Teriak dewa sambil meringis kesakitan. “Aku akan menghabisi kalian semua jika menghalangiku.. hahaha..”
Dewa-pun berlari meninggalkan tempat itu, “Dewa..!!tunggu..” teriak Ryan. Karena Ryan terluka parah ia tak bisa mengejar Dewa.
Jenni dengan cepat menolong Ryan. “Kamu tidak apa-apa Ryan?” Tanya Jenni dengan penuh kekawatiran. “aku tidak apa-apa, kita harus mencari Dewa” kara Ryan.
Jenni : tetapi …
Ryan : “apa kau lupa .. dia itu teman kita” jelas Ryan.
Tiba-tiba Ryan-pun pingsan, dan ketika bangun ia sudah berada dirumah sakit.
Ryan : “dimana aku Jenni?”
Jenni : “Kau dirumah sakit, kau terluka parah”
Ryan terdiam dan memikirkan kejadian yang baru saja terjadi.
Ryan : “kita harus mencari Dewa”
Jenni : “iya tapi sembuhkan dulu lukamu”
Ryan : “dia bukan lagi Dewa yang kita kenal dulu,, Dia sangat kuat sekarang,”
Jenni : ….??apa maksudmu?
Ryan : “sepertinya Naga yang kemarin telah memberi kekuatan dan membuat Dewa menjadi seperti ini. Kita harus menolong Dewa”
Jenni : “bagaimana bisa kita menolong dewa? Bisa-bisa dia membunuh kita berdua”.
Ryan : “Aku tidak peduli, aku akan lakukan apapun agar dia kembali seperti dulu lagi, karena Dewa adalah teman kita”.
Akhirnya Ryan bertekat mencari Dewa, apa yang akan dilakukan Ryan didepan Dewa?, dan apa yang akan dilakukan Dewa bila melihat Ryan lagi?
BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera Bagian ke-3 tanggal 17 Feb 2010 .
Thomas Christian W
Read more...
Selasa, 09 Februari 2010
Senin, 08 Februari 2010
NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 482 CONFIRMED
NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 482 CONFIRMED
Sakura melemparkan bom gas Tidur ketika Sai dan Kiba sedang berdebat.
Madara mengumpulkan mayat danzo agar ia dapat mengambil mata uchiha shisui.
Madara : (nampaknya ini sia-sia, karena Danzō menghancurkan mata shisui ketika ia hampir mati, mustahil dikembalikan)
Madara: "pergi, dan bunuh gadis itu, dia tahu terlalu banyak tentang ini."
Sasuke: "Sejak kapan aku menjadi kawanmu? Aku tidak punya alasan untuk menuruti perintahmu.."
Madara menyingkir.. sementara sasuke berjalan ke arah Karin, karin masih kesakitan tak sadarkan diri..
tanda pada dahimu itu adalah pelindung dari mana? sembunyi dirumput?
カリン は, その 額 当て し て, 中 忍 試験 受け てる
(Karin punya tanda di dahinya (pelindung) selama ujian Chunin).
Naruto disuruh untuk beristirahat , dan Yamato terus mengawasinya, tetapi Naruto berhasil menyelinap dan Kabur untuk menyusul Kakashi.
ナ ルト, 仙人 モード で サスケ の もと に 走る.
Naruto berlari menuju posisi sasuke dalam Mode sennin agar bisa melacak sasuke..
影 分身 を 布団 中 に.
sementara yang ada ditempat tidur hanya kagebushin Naruto..
Karin berasal dari desa yang sama yaitu Konoha. Kembali pada waktu ketika mereka harus mengumpulkan gulungan Langit dan Bumi,
子 供 カリン, 子供 の ころ から 眼鏡
dahulu Karin adalah anak yang mengenakan kacamata..
皆 と はぐれ てる と, 熊 の 襲わ れる
saat terpisah dari yang lain, lalu ia diserang oleh beruang.
そこ に, サスケェ が 登場
disana, Sasuke muncul dan menyelamatkannya..
Sasuke Kecil: Apakah itu Gulungan bumi? Baiklah, selamat tinggal - (dengan wajah tersenyum)..
Sasuke yang sekarang : (Dengan ekspresi mati) baiklah, selamat tinggal -
Karin: Aku hanya ingin melihat wajahnya yang dulu sekali lagi ...
マダラ, うち は の 家紋 が 入った 眼 の 倉庫?
Madara memiliki gudang mata dari keturunan Uchiha?
見える だけ で 96 個 ストック
Dari apa yang saya lihat, ada 96 persediaan.
写 輪 眼 な の か, 白眼 な の か, 輪廻 眼 な の か は 分からず.
Kita tidak tahu apakah itu Sharingan, Byakugan, atau Rinnegan..
-----------------------
Madara memiliki gudang mata dengan setidaknya 96 mata, tapi ohana tidak bisa melihat apakah itu Sharingan, Byakugan, atau Rinnegan..
Kutipan :
Ada banyak tempat air dengan mata didalamnya. Setiap wadah memiliki satu mata, jadi ada 96 mata. Di depan mereka adalah Madara. Di depannya terletak Danzō. Mata danzo sudah pecah.
-----------------------
サクラ 『』 サスケ くん
Sakura: Sasuke-kun.
カリン 『!?』
Karin:!?
サスケ 千鳥 まとい ながら 『サクラ か』
Sasuke sedang menggunakan Chidori: Sakura?
他 文字 小さく て 見え たり 見えなかっ たり
Ada kanji kecil lainnya yang hampir tidak terlihat..
サクラ 『サスケ くん 私 も サスケ くん について い く!
木の葉 を 抜ける!! 』
Sakura: Sasuke-kun. Aku akan ikut dengan kamu juga. Aku juga telah meninggalkan Konoha.
サクラエ...
Sakura ...
----------------------------------
ナ ルト が し て きた こと
apakah yang akan dilakukan Naruto?
綱手 が し て きた こと, 無駄 に なる の か な
Dan apa yang terjadi dengan stunade ... apakah mereka baik-baik saja?
---------------------------------
サ スケェ, サクラェ 仲間 に すん の か ね...
apakah Sasuke and Sakura dapat menjadi kawan ...
サイ 役 に 立た ない ね. (根 って 意外と 弱い?)
Sai.. ia tidak terlalu berguna. (anggota Root yang lemah?)
眠り 玉 の 匂い くらい キバ, 赤 マル で なんとか なんなかった の?
Kiba dan Akamaru, entah bagaimana karena mereka terkena asap penidur?
もう 寝よう.
Itu sudah cukup, waktu untuk mereka tertidur.
---------------------
NEXT On the NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 .. Update terus yah tiap hari rabunya.. Read more...
Sakura melemparkan bom gas Tidur ketika Sai dan Kiba sedang berdebat.
Madara mengumpulkan mayat danzo agar ia dapat mengambil mata uchiha shisui.
Madara : (nampaknya ini sia-sia, karena Danzō menghancurkan mata shisui ketika ia hampir mati, mustahil dikembalikan)
Madara: "pergi, dan bunuh gadis itu, dia tahu terlalu banyak tentang ini."
Sasuke: "Sejak kapan aku menjadi kawanmu? Aku tidak punya alasan untuk menuruti perintahmu.."
Madara menyingkir.. sementara sasuke berjalan ke arah Karin, karin masih kesakitan tak sadarkan diri..
tanda pada dahimu itu adalah pelindung dari mana? sembunyi dirumput?
カリン は, その 額 当て し て, 中 忍 試験 受け てる
(Karin punya tanda di dahinya (pelindung) selama ujian Chunin).
Naruto disuruh untuk beristirahat , dan Yamato terus mengawasinya, tetapi Naruto berhasil menyelinap dan Kabur untuk menyusul Kakashi.
ナ ルト, 仙人 モード で サスケ の もと に 走る.
Naruto berlari menuju posisi sasuke dalam Mode sennin agar bisa melacak sasuke..
影 分身 を 布団 中 に.
sementara yang ada ditempat tidur hanya kagebushin Naruto..
Karin berasal dari desa yang sama yaitu Konoha. Kembali pada waktu ketika mereka harus mengumpulkan gulungan Langit dan Bumi,
子 供 カリン, 子供 の ころ から 眼鏡
dahulu Karin adalah anak yang mengenakan kacamata..
皆 と はぐれ てる と, 熊 の 襲わ れる
saat terpisah dari yang lain, lalu ia diserang oleh beruang.
そこ に, サスケェ が 登場
disana, Sasuke muncul dan menyelamatkannya..
Sasuke Kecil: Apakah itu Gulungan bumi? Baiklah, selamat tinggal - (dengan wajah tersenyum)..
Sasuke yang sekarang : (Dengan ekspresi mati) baiklah, selamat tinggal -
Karin: Aku hanya ingin melihat wajahnya yang dulu sekali lagi ...
マダラ, うち は の 家紋 が 入った 眼 の 倉庫?
Madara memiliki gudang mata dari keturunan Uchiha?
見える だけ で 96 個 ストック
Dari apa yang saya lihat, ada 96 persediaan.
写 輪 眼 な の か, 白眼 な の か, 輪廻 眼 な の か は 分からず.
Kita tidak tahu apakah itu Sharingan, Byakugan, atau Rinnegan..
-----------------------
Madara memiliki gudang mata dengan setidaknya 96 mata, tapi ohana tidak bisa melihat apakah itu Sharingan, Byakugan, atau Rinnegan..
Kutipan :
Ada banyak tempat air dengan mata didalamnya. Setiap wadah memiliki satu mata, jadi ada 96 mata. Di depan mereka adalah Madara. Di depannya terletak Danzō. Mata danzo sudah pecah.
-----------------------
サクラ 『』 サスケ くん
Sakura: Sasuke-kun.
カリン 『!?』
Karin:!?
サスケ 千鳥 まとい ながら 『サクラ か』
Sasuke sedang menggunakan Chidori: Sakura?
他 文字 小さく て 見え たり 見えなかっ たり
Ada kanji kecil lainnya yang hampir tidak terlihat..
サクラ 『サスケ くん 私 も サスケ くん について い く!
木の葉 を 抜ける!! 』
Sakura: Sasuke-kun. Aku akan ikut dengan kamu juga. Aku juga telah meninggalkan Konoha.
サクラエ...
Sakura ...
----------------------------------
ナ ルト が し て きた こと
apakah yang akan dilakukan Naruto?
綱手 が し て きた こと, 無駄 に なる の か な
Dan apa yang terjadi dengan stunade ... apakah mereka baik-baik saja?
---------------------------------
サ スケェ, サクラェ 仲間 に すん の か ね...
apakah Sasuke and Sakura dapat menjadi kawan ...
サイ 役 に 立た ない ね. (根 って 意外と 弱い?)
Sai.. ia tidak terlalu berguna. (anggota Root yang lemah?)
眠り 玉 の 匂い くらい キバ, 赤 マル で なんとか なんなかった の?
Kiba dan Akamaru, entah bagaimana karena mereka terkena asap penidur?
もう 寝よう.
Itu sudah cukup, waktu untuk mereka tertidur.
---------------------
NEXT On the NARUTO SHIPPUDEN CHAPTER 483 .. Update terus yah tiap hari rabunya.. Read more...
Kamis, 04 Februari 2010
CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDRA
CERITA BERSAMBUNG … NOVEL RYAN PUTRA SAMUDRA Karangan : Thomas Christian
Hari sudah mulai petang tapi matahari tak kunjung tenggelam, si Ryan tak kunjung henti menatap keluar jendela entah apa yang dia nanti, dia hanya mengaduk-ngaduk secangkir the yang sudah dingin tanpa diminum. Sebenarnya Ryan sedang bingung mengapa ia selalu sendiri, Ryan hanyalah anak sebatang kara tanpa orang tua dan saudara, dia hanya hidup dengan neneknya yang sudah tua. Bisa dibilang Ryan tak punya siapa – siapa karena dari kecil ia dianggap anak haram oleh masyarakat sekitar. Namun begitu Ryan tidak sedikitpun menyesali nasibnya, bahkan jika ditanya tentang citi-citanya Ryan akan berapi-api menjawabnya, “Suatu saat nanti aku akan menjadi seorang pemimpin yang akan dikagumi banyak orang.. ” begitu kata Ryan dengan senyum bangganya. Ryan bersekolah disekolahan Negeri yang tidak menarik biaya kepadanya, disinilah kisah Ryan dimulai. Ryan pada awalnya dijahui oleh teman-temannya, tetapi lama-lama ia bisa mendapatkan teman yang mau menerimanya, temannya bernama jenni, dan dewa. Dewa berbeda dengan Ryan, dia anak seorang Dosen yang bisa dibilang cukup kaya, sedangkan jenni adalah gadis cantik yang berasal dari keluarga sederhana. Dewa adalah seorang yang tertutup, dan pada suatu hari ada kejadian yang tak terduga-duga, yaitu ayah dan ibu dewa kecelakaan dalam sebuah tabrakan beruntun, hingga Dewa tidak masuk sekolah selama 2 minggu. Padahal anak-anak sekolah sudah menengoknya tapi tetap saja Dewa tak mau berangkat. Hingga akhirnya Ryan dan Jenni berinisiatif untuk menengoknya sekali lagi.
Mereka mengetuk pintu rumah dewa tapi tak ada jawaban, akhirnya Ryan dan jenni nekat masuk saja tanpa minta ijin dulu, alangkah terkejutnya mereka melihat dewa sedang menangis sambil memegang sebuah tali tambang. “Dewa apa yang mau kamu lakukan” teriak Ryan, “Jangan halangi aku, minggir kau” kata Dewa
Ryan : Tidak.. kau tidak boleh melakukan ini..
Jenni hanya menangis melihat kejadian itu, ia Nampak ketakutan
Dewa : untuk apa kau pedulikan aku
Ryan : Jelas kami pedulikan kamu,
Dewa : Kenapa? Apa urusan kalian??? Teriak dewa..
Ryan : karena kamu adalah teman kami
Dewa : ….!!!
Ryan : aku tak akan membiarkan kamu berbuat bodoh seperti ini..
Dewa : Diam kau..!! Kau tak mengerti apa yang aku rasakan..!!!! bentak Dewa..
Ryan terdiam untuk sesaat, dia tertunduk tanpa mengucapkan apapun..
Tiba-tiba dengan sangat keras Ryan memukul wajah Dewa, dan berkata.
Ryan : Kau ini memang bodoh…!!!
Kau hanya bisa menangis dan meratapi kesedihanmu. Kau sama-sekali tak berfikir untuk mengakhiri semua ini.
Jika menjadi kamu aku tak akan berakhir seperti ini..
Dewa : …!!!
Ryan : sebenarnya aku jauh lebih menderita daripada apa yang kamu rasakan saat ini..
Dewa dan Jenni kaget dengan apa yang diucapkan Ryan..
Ryan : Kau masih sempat merasakan apa itu kasih saying orang tua, tetapi aku? Aku bahkan tidak tahu siapa orang tuaku saat ini,Kau tahu.. aku jauh lebih menderita darimu.. tetapi aku tidak sedikitpun mengeluh ataupun menangis seperti apa yang kau lakukan..
Dewa haya tertunduk malu dengan perkataan Ryan..
Ryan menarik kerah baju dewa dan berkata “ aku tidak ingin melihatmu seperti ini lagi, Kau telah menghakimi masa depanmu sendiri, kau mengerti??”
Dewa masih tertunduk dengan wajah menyesal, Ryan berkata “Kau tahu…!!! Kehidupanku jauh lebih sulit dari kehidupanmu sekarang ini, jadi aku tak mau mendengar kau menangisi kejadian ini lagi, kau mengerti..??”
Dewa seolah mendapat semangat baru dari Ryan,.
Setelah itu Jenni dan Ryan-pun pulang meninggalkan Dewa, Sebalum pulang Ryan berpesan agar besok ia berangkat sekolah seperti biasanya.
Setelah mendengar kata-kata Ryan akhirnya Dewa bisa tersenyum, hatinya lega karena dia merasa mempunyai teman yang senasip dengan dia. Dia berjanji dalam hati akan menjadi lebih semangat dihari esok. Keesokan harinya-pun Dewa berangkat sekolah dan ketika bertemu dengan Ryan merekapun saling tersenyum , “pukulanmu sakit juga, kemarin..hehe..” kata Dewa.. Ryan-pun ikut tertawa : “sebenarnya tanganku juga sakit karena memukulmu.. haha.., kata Ryan.
Ryan : “tetapi sebenarnya hatiku jauh lebih sakit jika aku tidak memukul kamu”
Dewa : “…….!!”
Ryan : Iya.. karena kau adalah sahabatku..hehe…
Merekapun tertawa bersama-sama dengan gembira…
Akhirnya Ryan menemukan teman yang sehati dengannya..
BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera ke-2 tanggal 12 Feb 2010 . Read more...
Hari sudah mulai petang tapi matahari tak kunjung tenggelam, si Ryan tak kunjung henti menatap keluar jendela entah apa yang dia nanti, dia hanya mengaduk-ngaduk secangkir the yang sudah dingin tanpa diminum. Sebenarnya Ryan sedang bingung mengapa ia selalu sendiri, Ryan hanyalah anak sebatang kara tanpa orang tua dan saudara, dia hanya hidup dengan neneknya yang sudah tua. Bisa dibilang Ryan tak punya siapa – siapa karena dari kecil ia dianggap anak haram oleh masyarakat sekitar. Namun begitu Ryan tidak sedikitpun menyesali nasibnya, bahkan jika ditanya tentang citi-citanya Ryan akan berapi-api menjawabnya, “Suatu saat nanti aku akan menjadi seorang pemimpin yang akan dikagumi banyak orang.. ” begitu kata Ryan dengan senyum bangganya. Ryan bersekolah disekolahan Negeri yang tidak menarik biaya kepadanya, disinilah kisah Ryan dimulai. Ryan pada awalnya dijahui oleh teman-temannya, tetapi lama-lama ia bisa mendapatkan teman yang mau menerimanya, temannya bernama jenni, dan dewa. Dewa berbeda dengan Ryan, dia anak seorang Dosen yang bisa dibilang cukup kaya, sedangkan jenni adalah gadis cantik yang berasal dari keluarga sederhana. Dewa adalah seorang yang tertutup, dan pada suatu hari ada kejadian yang tak terduga-duga, yaitu ayah dan ibu dewa kecelakaan dalam sebuah tabrakan beruntun, hingga Dewa tidak masuk sekolah selama 2 minggu. Padahal anak-anak sekolah sudah menengoknya tapi tetap saja Dewa tak mau berangkat. Hingga akhirnya Ryan dan Jenni berinisiatif untuk menengoknya sekali lagi.
Mereka mengetuk pintu rumah dewa tapi tak ada jawaban, akhirnya Ryan dan jenni nekat masuk saja tanpa minta ijin dulu, alangkah terkejutnya mereka melihat dewa sedang menangis sambil memegang sebuah tali tambang. “Dewa apa yang mau kamu lakukan” teriak Ryan, “Jangan halangi aku, minggir kau” kata Dewa
Ryan : Tidak.. kau tidak boleh melakukan ini..
Jenni hanya menangis melihat kejadian itu, ia Nampak ketakutan
Dewa : untuk apa kau pedulikan aku
Ryan : Jelas kami pedulikan kamu,
Dewa : Kenapa? Apa urusan kalian??? Teriak dewa..
Ryan : karena kamu adalah teman kami
Dewa : ….!!!
Ryan : aku tak akan membiarkan kamu berbuat bodoh seperti ini..
Dewa : Diam kau..!! Kau tak mengerti apa yang aku rasakan..!!!! bentak Dewa..
Ryan terdiam untuk sesaat, dia tertunduk tanpa mengucapkan apapun..
Tiba-tiba dengan sangat keras Ryan memukul wajah Dewa, dan berkata.
Ryan : Kau ini memang bodoh…!!!
Kau hanya bisa menangis dan meratapi kesedihanmu. Kau sama-sekali tak berfikir untuk mengakhiri semua ini.
Jika menjadi kamu aku tak akan berakhir seperti ini..
Dewa : …!!!
Ryan : sebenarnya aku jauh lebih menderita daripada apa yang kamu rasakan saat ini..
Dewa dan Jenni kaget dengan apa yang diucapkan Ryan..
Ryan : Kau masih sempat merasakan apa itu kasih saying orang tua, tetapi aku? Aku bahkan tidak tahu siapa orang tuaku saat ini,Kau tahu.. aku jauh lebih menderita darimu.. tetapi aku tidak sedikitpun mengeluh ataupun menangis seperti apa yang kau lakukan..
Dewa haya tertunduk malu dengan perkataan Ryan..
Ryan menarik kerah baju dewa dan berkata “ aku tidak ingin melihatmu seperti ini lagi, Kau telah menghakimi masa depanmu sendiri, kau mengerti??”
Dewa masih tertunduk dengan wajah menyesal, Ryan berkata “Kau tahu…!!! Kehidupanku jauh lebih sulit dari kehidupanmu sekarang ini, jadi aku tak mau mendengar kau menangisi kejadian ini lagi, kau mengerti..??”
Dewa seolah mendapat semangat baru dari Ryan,.
Setelah itu Jenni dan Ryan-pun pulang meninggalkan Dewa, Sebalum pulang Ryan berpesan agar besok ia berangkat sekolah seperti biasanya.
Setelah mendengar kata-kata Ryan akhirnya Dewa bisa tersenyum, hatinya lega karena dia merasa mempunyai teman yang senasip dengan dia. Dia berjanji dalam hati akan menjadi lebih semangat dihari esok. Keesokan harinya-pun Dewa berangkat sekolah dan ketika bertemu dengan Ryan merekapun saling tersenyum , “pukulanmu sakit juga, kemarin..hehe..” kata Dewa.. Ryan-pun ikut tertawa : “sebenarnya tanganku juga sakit karena memukulmu.. haha.., kata Ryan.
Ryan : “tetapi sebenarnya hatiku jauh lebih sakit jika aku tidak memukul kamu”
Dewa : “…….!!”
Ryan : Iya.. karena kau adalah sahabatku..hehe…
Merekapun tertawa bersama-sama dengan gembira…
Akhirnya Ryan menemukan teman yang sehati dengannya..
BERSAMBUNG Ke bagian Cerita Ryan Putra Samudera ke-2 tanggal 12 Feb 2010 . Read more...
Langganan:
Postingan (Atom)





